Integrasi Data Pada Data Warehouse
Nama Mata Kuliah : Data Warehouse
Nama Dosen : I Putu Agus Eka Pratama
Prodi : Teknologi Informasi
Fakultas : Teknik
Universitas Udayana
Integrasi Data pada Data Warehouse
1. Apa Itu Integrasi
Secara singkat, integrasi dapat diartikan menjadi satu kesatuan. Misalnya sebuah aplikasi ojek online atau sebagai contoh Gojek. Gojek terintegrasi oleh Google Maps untuk mengambil data lokasi di peta. Artinya, integrasi ini merupakan suatu kondisi dimana sebuah sistem itu menyatu dan bersinergi dengan sistem lain. Integrasi di sini tidak harus sistem, tetapi yang terpenting itu “sesuatu” bersinergi dengan “sesuatu”. Suatu sistem yang berintegrasi dapat mengambil data dari sistem lain dan memungkinkan juga untuk menyimpan data ke sistem lain.
Integrasi terdiri dari 3 jenis atau level, yaitu sebagai berikut.
1) Integrasi Level Data
Integrasi pada level data ini adalah sebuah proses penggabungan dua buah database atau lebih dimana telah ada dalam sebuah organisai (instansi / perusahaan). Integrasi di level data ini yang diintegrasikan adalah database yang ingin diintegrasikan. Integrasinya sendiri menggunakan data center yang telah disepakati sebelumnya.
2) Integrasi Level Aplikasi
Intergrasi pada level Aplikasi merupakan proses intergasi yang dilakukan pada dua buah aplikasi atau lebih pada suatu organisasi. Ada beberapa refrensi menyamakan antara integrasi level aplikasi dengan EAI (Enterprise Application Integration). Bentuk integrasi dari aplikasi ini menggunakan sebuah library yang berisikan function-function agar aplikasi dapat menjalankan fungsi yang dimiliki oleh aplikasi lain yang telah terintegrasi tersebut. Hasilnya adalah data atau instruksi yang dijalankan oleh aplikasi yang telah terintegrasi tersebut
3) Integrasi Level Middleware
Middleware adalah sebuah perantara antara satu sistem dengan sistem lain yang saling terintegrasi. Middleware dibuat dikarenakan kedua belah sistem ingin menjaga data agar tidak bocor. Implementasi middleware sendiri ini menyimpan data dari sebuah aplikasi dan aplikasi lain yang terintegrasi itu mengambil data dari middleware dan memprosesnya. Contohnya seperti middleware yang dibuat untuk perantara toko online dengan pihak bank. Pihak toko online ingin menarik biaya dari tabungan customer tersebut. Lalu pihak toko menggunakan middleware untuk menyimpan data yang harus ditransfer bank dari customer tersebut. Lalu bank akan memproses transfer sesuai data yang ada di middleware tersebut dan mengkonfirmasi bahwa transaksi selesai atau gagal melalui middleware tersebut.
2. Integrasi di Level Data
Ada 3 hal yang menjadi patokan di dalam integrasi di level data. Berikut adalah patokan integrasi di level data.
· Format Data. Data di dalam Data Warehouse memiliki format data yang berbeda-beda. Hal ini menjadi patokan bagaimana cara menggabungkan data dari berbagai sumber dengan format data yang berbeda?
· Struktur Data. Di dalam data warehouse memiliki struktur data yang berbeda-beda. Hal ini juga menjadi patokan mengenai bagaimana metode menggabungkan data dari berbagai struktur yang berbeda?
· Sumber Data. Sumber data menjadi patokan dikarenakan data berasal dari sumber yang berbeda-beda sekaligus menjelaskan bahwa sumber data tersebut itu valid dan benar.
3. Tujuan Integrasi di Level Data
Ada 3 hal yang menjadi tujuan utama dari adanya integrasi di level data, terutama diterapkan pada Data Warehouse. Berikut adalah tujuan utama integrasi di level data pada data warehouse.
· Analisa Data. Analisa data melalui slicing data, apabila data berasal dari berbagai sumber data, akan memudahkan proses ini
· Pola. Pola yang dimaksud adalah untuk tujuan memperoleh knowledge (pengetahuan) melalui mining, misalkan pada data mining (pelengkap pada Data warehouse).
· Decision. Decision Making atau penentuan keputusan, adalah tujuan lainnya
dari adanya integrasi di level data pada Data Warehouse. Data yang terintegrasi dari berbagai sumber data, membantu memperkaya knowledge dan informasi yang diberikan melalui report (laporan)
kepada para pemegang keputusan dalam suatu instansi di dalam
pengambilan keputusan.
· Perubahan Data yang Signifikan menjadi alasan kenapa integrasi level data penting untuk data warehouse. Misalnya harga ikan goreng adalah 10 ribu rupiah. Ketika diintegrasikan, sistem mengetahui bahwa harga ikan goreng telah berubah menjadi 15 ribu rupiah.
Referensi
· https://bo-fsakti.blogspot.com/2019/03/level-level-dalam-sistem-integrasi-dan.html
· I Putu Agus Eka Pratama. Handbook Data Warehouse. Penerbit Informatika. Bandung. 2017
Komentar
Posting Komentar