Business Intelligence

 Nama Mata Kuliah      : Data Warehouse

Nama Dosen               : I Putu Agus Eka Pratama

Prodi                           : Teknologi Informasi

Fakultas                      : Teknik

Universitas Udayana

 

Business Inteligence (BI)

 

1.                       Apa itu business inteligence

Dalam menjawab pertanyaan “apa itu business inteligence?”, kita dapat mengacu kepada pendapat para ahli, Berikut merupakan pendapat dari beberapa para ahli mengenai Business Inteligence.

·                         Robert Half mengatakan, business intelligence adalah peran yang membuat hasil analisa pada sebuah bisnis agar dapat dijadikan rujukan perusahaan dalam bekerja sama dengan staf lainnya.

·                         Vercellis, Business Intelligence adalah set model matematika dan metodologi analisis yang mengeksploitasi data yang berguna untuk proses pengambilan informasi serta keputusan kompleks.

·                         Howard Dresner, Business intelligence adalah konsep dan metode untuk meningkatkan cara membuat keputusan akhir menggunakan bantuan sistem mengenai fakta yang terjadi.

·                         Steve Williams dalam bukunya yang berjudul “The Profit Impact Of Business Intelligence” yang terbit pada 2001 mengatakan bahwa Business Intelligence merupakan gabungan antara konsep, pendekatan, metodologi, dan produk (dalam bentuk Software) untuk mengelola dan memanajemen data - data perusahaan menjadi informasi, guna membantu di dalam pengambilan keputusan, peningkatan kenerja perusahaan, dan peningkatan pemasukan perusahaan, berbasiskan kepada analisa data, analisa bisnis, proses bisnis, dan tindakan nyata

·                         Li Niu dalam bukunya yang berjudul “Cognition Driven Decision Support For Business Intelligence : Models, Techniques, Systems, And Applications” yang terbit pada tahun 2009 mengungkapkan bahwa Business Intelligence merupakan sebuah konsep, proses, dan sekumpulan alur di dalam mengumpulkan, mengekstraksi, mengelola, dan menganalisa sekumpulan data yang dikumpulkan dari berbagai sumber data (dengan bantuan Data Warehouse) untuk memudahkan di dalam pengambilan keputusan pada sebuah organisasi (umumnya pada perusahaan).

 

Dari beberapa para ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa Business Intelligence adalah sebuah konsep, pendekatan, strategi, ide, pola pikir, dan paardigma di bidang teknologi informasi, untuk mengumpulkan sebanyak mungkin informasi dari data – data yang tersedia, untuk membantu jalannya bisnis dan proses bisnis pada organisasi (terutama organisasi berupa perusahaan), dengan menyediakan dukungan untuk pengumpulan data (Data Gathering), pembersihan data dari atribut dan hal – hal yang tidak relevan (Cleansing), integrasi data, analisa data, dan berbagi data, sehingga membantu di dalam penyajian keputusan yang baik, tepat, dan berkualitas pada perusahaan, memanfaatkan teknologi – teknologi yang berhubungan. Singkatnya, Business Inteligence ini bisa dikatakan sebuah alat yang diperuntuhkan untuk mengumpulkan informasi atau data untuk dianalisa, dan hasil analisanya akan digunakan untuk kepentingan pasar (entah dalam pengambilan keputusan atau kebijakan dan lain sebagainya). Dalam arti lain, Business Intelligence merupakan sebuah profesi seseorang yang mengumpulkan data, menganalisa data, dan melaporkan hasil analisanya kepada atasan.

 

2.                       Apa perbedaan BI dengan AI

Pada dasarnya, BI dan AI sama-sama merupakan tools atau alat yang tercipta dari teknologi komputer. Mereka tentunya membutuhkan data dan algoritma. Tetapi ada beberapa perbedaan yang mendasar antara BI dengan AI ini. AI membutuhkan algoritma dan data. Sedangkan BI membutuhkan data, tetapi tidak mutlak membutuhkan algoritma. Hal ini yang mendasari bagaimana data diperlakukan berbeda pada AI dan BI serta tujuannya masing – masing.

 

3.                       5 Konsep Dasar BI

Terdapat 5 konsep dasar dalam sebuah Business Intelligence. Berikut merupakan 5 dasar konsep Business Intelligence.

a)                       Data Sourcing

Data Sourcing maksudnya adalah pengumpulan data menuju 1 tempat. Sumber data dari beragam lokasi, beragam format dan struktur, digudangkan ke dalam 1 tempat (data warehouse).

 

b)                      Data Analysis

Data yang sudah dikumpulkan tadi akan dianalisa. Analisa data dan hasil (report, knowledge dari pola, informasi) menjadi dasar di dalam penentuan keputusan pada bisnis enterprise berbasis BI.

 

c)                       Situation Awareness

Konsep dasar BI itu memberikan sebuah informasi agar perusahaan dapat menentukan kebijakan yang akan dibuat. Sudah semestinya bagi BI untuk mengetahui kondisi pasar dan konsisi bisnis yang dijalankan.

 

d)                      Risk Analysis

BI dengan data di dalamnya menjadi acuan di dalam analisa resiko pada perusahaan terkait dengan ISO 31000 (IT Risk Management).

 

e)                       Decision Support

Data pada BI membantu di dalam penentuan keputusan. Inilah yang menjadi tujuan utama BI dibuat, agar perusahaan tidak sampai salah dalam membuat sebuah keputusan.

 

4.                       Level-Level di BI

Terdapat 4 Level di dalam sebuah Business Intelligence. Berikut merupakan 4 level dalam BI.

a)                      Level Operasional, Pengumpulan data dari berbagai sumber data (transaksional) untuk kebutuhan anlisa data (data historis)

b)                      Level Akuisisi Data, Beragam data dengan beragam format data tersebut, diakusisi ke dalam format yang sama

c)                       Level Penyimpanan Data, Data disimpan sebagai data historis, dengan bentuk data multi dimensi

d)                      Level Analisa Data, Dalam analisa data BI berperan dalam Slicing Data OLAP pada data multi dimensi.

 

5.                       Metadata Management pada BI

Dalam melakukan pemrosesan, terkadang BI memerlukan peran dari sebuah Metadata Management. Berikut merupakan 5 proses pada Business Intelligence yang memerlukan peran dari Metadata Management

a)                       Perancangan dari sistem dan aplikasi untuk Business Intelligence. Hal ini meliputi sistem dari Business Intelligence secara keseluruhan hingga aplikasi Business Intelligence Tool (BI Tool) yang digunakan.

b)                      Pengembangan dari Business Intelligence untuk kebutuhan – kebutuhan pengguna (organisasi) di masa depan pengambilan keputusan, analisa data, dll.

c)                       Pengujian pada Business Intelligence untuk dapat mengetahui sejauh mana Business Intelligence dapat memenuhi kebutuhan organisasi di dalam memperoleh data dan informasi terpercaya dan berkualitas, yang diperlukan untuk tujuan – tujuan vital organisasi mereka.

d)                      Penyebaran data dan informasi yang disajikan oleh Business Intelligence dan Business Intelligence Tool kepada pengguna melalui Dashboard.

e)                       Pemanfaatan dari Business Intelligence sesuai dengan kebutuhan organisasi bersangkutan.

 

6.                       Contoh Business Inteligence

Ada beberapa contoh Business Intelligence yang sudah dibuat ke dalam bentuk software dengan tujuan-tujuan tertentu. Berikut merupakan beberapa contoh Business Intelligence.

a)                       Executive Information System (EIS), yaitu BI yang digunakan untuk memperoleh informasi dalam tujuan bisnis. BI ini diperuntuhkan untuk kalangan eksekutif sebagai pengguna tingkat atas.

b)                      Business Acitivity Monitoring (BAM). Semua proses produksi, hingga komunikasi antar device yang digunakan, dicatat dan diolah oleh sistem ini

c)                       Decision Support System (DSS), yaitu BI yang digunakan untuk penentuan keputusan berbasis data.

d)                      Management Information System (MIS), yaitu BI yang digunakan untuk manajemen, penyajian informasi secara tepat dan pengguna yang tepat.

e)                       Geographic Information System (GIS), yaitu BI yang digunakan untuk memudahkan di dalam penentuan dan pengetahuan lokasi geografis, yang banyak diterapkan pada sistem transaksi elektronik

 

7.                       BI Tools

Contoh-contoh yang sudah dijelaskan tadi itu merupakan contoh dari sebuah Business Intelligence. Dari contoh-contoh itu, ada beberapa nama-nama tools yang berperan dalam contoh Business Intelligence tadi. Sebagai contoh, aplikasi SAGA GIS merupakan tools BI yang berperan dalam Geographic Information System. Salah satu contoh lagi adalah Pentaho, yaitu tools BI yang berbasis Java dengan platform desktop dengan lisensi open source.

 

 

Referensi

[1]                   https://www.info.populix.co/post/business-intelligence-adalah

[2]                    I Putu Agus Eka Pratama. Handbook Data Warehouse. Penerbit Informatika. Bandung. 2017

Komentar