Data Warehouse Terdistribusi

Nama Mata Kuliah      : Data Warehouse

Nama Dosen               : I Putu Agus Eka Pratama

Prodi                           : Teknologi Informasi

Fakultas                      : Teknik

Universitas Udayana

 

Data Warehouse Terdistribusi

 

1.                       Tugas dan Peran Data Warehouse

Tentunya Data Warehouse dibuat dengan tujuan. Tujuan itu berupa tugas dan peran. Berikut merupakan tugas dan peran dari Data Warehouse.

a.                       Laporan (Report). Pembuatan laporan merupakan salah satu kegunaan DW yang paling umum dilakukan. Dengan menggunakan query sederhana didapatkan laporan perhari, perbulan, pertahun atau jangka waktu yang diinginkan oleh pengguna.

b.                       Informasi. Informasi yang dimaksud adalah informasi eksekutif.
DW dapat membuat ringkasan informasi yang penting dengan tujuan
membuat keputusan bisnis, tanpa harus menjelajahi keseluruhan data.
Dengan menggunakan DW, segala laporan dapat diringkas, dapat pula
mengetahui segala rinciannya secara lengkap, mempermudah proses
pengambilan keputusan informasi, dan data pada laporan DW menjadi
target informatif bagi pengguna.

c.                       On-Line Analytical Processing (OLAP). Dengan adanya DW, semua informasi baik detail maupun hasil summary yang dibutuhkan dalam proses analisa
mudah didapat. OLAP mendayagunakan konsep data multi dimensi dan
memungkinkan para pemakai menganalisa data samapi
mendetail, tanpa mengetikkan satupun perintah SQL.

 

2.                       Data Warehouse Fungsional

Data Warehouse Fungsional merupakan data warehouse yang dibuat berdasarkan  fungsi    fungsi  operasional  pada perusahaan. Operasional di sini maksudnya adalah basisdata yang diperoleh dari kegiatan sehari-hari. Data Warehouse Fungsional dibuat  lebih  dari  satu  dan  dikelompokkan  berdasarkan fungsi-fungsi  yang  ada  di  dalam  perusahaan  seperti  fungsi keuangan (financial), marketing, personalia, dan lain-lain.

Keuntungan dari  bentuk  DW  seperti  ini  adalah  sistem  mudah dibangun dengan biaya murah. Adapun kerugiannya  adalah  resiko  kehilangan  konsistensi  data  dan terbatasnya  kemampuan  dalam  pengumpulan  data  bagi pengguna.

 

3.                       Data Warehouse Terpusat

Sekilas, Data Warehouse Terpusat mirip seperti Data Warehouse Fungsional. Tetapi terdapat perbedaan dari data warehouse terpusat dan fungsional. Bedanya  adalah  pada  Data  Warehouse  Terpusat,  sumber  data dikumpilkan dalam satu tempat terpusat, kemudian data disebar ke  dalam  fungsinya  masing-masing,  sesuai  kebutuhan perusahaan. Sedangkan Data Warehouse terpusat umumnya digunakan oleh perusahaan yang belum memiliki jaringan eksternal (luar).

Keuntungan  dari  bentuk  ini  adalah  data  benar-benar  terpadu karena konsistensinya yang tinggi. Sedangkan kerugian dari bentuk ini adalah biaya yang mahal serta memerlukan waktu yang cukup lama untuk membangunnya sehingga memerlukan pertimbangan dari sisi infrastruktur, data mart, qos, dll.

 

4.                    Data Warehouse Terdistribusi



Data Warehouse Terdistribusi juga merupakan salah satu bentuk data warehouse. Data warehouse terdistribusi menggunakan gateway (berfungsi  sebagai  jembatan  penghubung  antara  data warehouse dengan workstation yang menggunakan sistem yang beraneka ragam) dalam pengoperasiannya. Keuntungan dari penerapan data warehouse terdistribusi adalah  data  tetap  konsisten  karena  sebelum data  digunakan  data  terlebih  dahulu  mengalami  proses sinkronisasi, selain juga lebih handal. Adapun kerugian dari penerapan data warehouse terdistribusi adalah  lebih  kompleks  untuk  diterapkan  karena sistem operasi dikelola secara terpisah juga biayanya yang paling mahal dibandingkan dengan dua bentuk data warehouse lainnya. Secara memang kerugiannya lebih besar daripada kedua jenis tadi, tetapi fakta membuktikan bahwa jenis Terdistribusi inilah yang paling banyak digunakan. Hal ini dikarenakan data tidak perlu disimpan ke dalam server, hanya ditarik saja dari sumber datanya itu sudah cukup untuk membawa sumber data ke dalam server.

 

5.                       Komponen-Komponen pada Data Warehouse Terdistribusi

Ada beberapa komponen pada data warehouse terdistribusi agar data warehouse terdistribusi dapat berjalan. Berikut merupakan komponen data warehouse terdistribusi.

·                         Operational Data, yaitu sumber – sumber data transaksional.

·                         Load Manager, yaitu front end untuk ekstraksi data dan load
data.

·                         Warehouse Manager, yaitu manajemen data di dalam Data
Warehouse.

·                         Query Manager, yaitu orang yang bekerja secara back end. Apa yang dimaksud query manager itu bukan query pada data, tapi
pada user (menyesuaikan dengan kebutuhan penggua
terhadap data).

·                         End-user Access Tools, yaitu untuk pengguna akhir sesuai
dengan kebutuhan mereka terhadap Data Warehouse (data,
informasi, report, analisa, keputusan, dll) yang meliputi  Reporting and query tools, Application development tools, Executive information System (EIS) tools, Online Analytical Processing (OLAP) tools, Data mining tools

 

DAFTAR PUSTAKA

[1]                   I Putu Agus Eka Pratama. Handbook Data Warehouse. Penerbit Informatika. Bandung. 2017

 

Komentar